Rabu, 29 November 2017

Renzo Ulivieri ke Marassi

Mantan pelatih legendaris Renzo Ulivieri memuji kinerja pelatih Genoa  Gian Piero Gasperini yang telah melakukan hal – hal yang mengesankan selama menangani  Genoa.
Gasperini kembali ke Marassi awal musim ini dan telah menempatkan Grifone dalam  pertempuran di zona degradasi , mereka berada di posisi ke 17 di klasemen sementara dan berpotensi untuk mengamankan kans mereka bertahan di Serie A dengan beberapa minggu tersisa.
Ini adalah perubahan yang memiliki Presiden Asosiasi Pelatih Italia 'lebih terkesan.
"Gasperini telah mengadopsi 3-4-3 yang telah tidak kekurangan spektakuler," telah mengatakan Ulivieri Il Secolo XIX minggu ini.
"Dia, kemudian, telah menunjukkan niatnya - kita harus ingat juga bahwa pada tahun Genoa dipromosikan ke Serie A, Juventus dan itu adalah Napoli yang juga datang.

"Dia telah melakukan hal-hal yang sangat baik di Genoa, tapi tidak hanya di sana - saya pikir dari Crotone, sebagai seorang pemuda, misalnya.  Bukan suatu kebetulan bahwa kita mengambil siswa pelatih di Coverciano selama dua hari untuk mengikuti sesi pelatihan."

Mauricio Pochettino pesimis

Pelatih Southamton Mauricio Pochettino pesimis akan peluang Southampton untuk dapat lolos ke Liga Europa musim ini. The Saints akan melawan  Tottenham di White Hart Lane pada hari Minggu , Spurs berada di posisi kelima meninggalkan Southampton dengan jarak delapan poin di posisi ke delapan klasemen sementara.

Jika Arsenal menjuarai Piala FA maka posisi enam akan menjadi tiket terakhir ke Eropa dan Pochetino masih menyimpan sedikit asa untuk mencapainya.

" Untuk Southampton itu akan menjadi sukses besar jika berada di Liga Europa ," kata Pochettino sebagaimana dilansir sky.

" Secara pribadi saya lebih memilih untuk bermain Liga Champions yang merupakan kompetisi yang lebih baik. Itu akan menjadi kesuksesan yang indah bagi  Southampton , sulit untuk mencapainya tapi itu akan menjadi sukses besar bagi para pemain ."

Tottenham disingkirkan Benfica dari Europa League pada Kamis malam namun Pochettino tidak berfikir bahwa Spurs akan mengalami keletihan saat menghadapi timnya , namun menyimpulkan bahwa bermain di Europa League membutuhkan skuad yang cukup besar .


" Hal ini jelas bahwa itu  menghalangi anda masuk ke Liga Champions. Sangat jelas ketika Anda sedang bermain Europa League Anda akan memerlukan skuad yang besar dan juga tim yang lebih lama dan jika Anda tidak memiliki hal itu maka Anda akan mengalami kesulitan untuk tampil baik di kompetisi itu.” pungkasnya

United membutuhkan proses untuk membangun kembali kejayaan mereka.

Mantan pemain internasional Inggris Danny Mills yakin mungkin butuh waktu satu dekade sebelum Manchester United merebut kembali gelar Premier League. Mills mengatakan bahwa United membutuhkan proses untuk membangun kembali kejayaan mereka.

"Mungkin butuh setidaknya 10 tahun sebelum mereka memenangkan gelar lagi," kata Mills pada BBC.

"Proses pembangunan akan membutuhkan setidaknya tiga atau empat tahun. Kemudian anda harus berpikir Manchester City, Chelsea, Liverpool akan semakin memperkuat tim. Tottenham dan Arsenal juga mungkin bisa menjadi lebih kuat. "

United memenangkan gelar dengan selisih 11 poin musim lalu, Namun pensiunnya Sir Alex membuat semuanya berubah. Selain berada di luar perburuan gelar, Setan Merah juga terpaut 12 poin dari salah satu zona Liga Champion. Dalam sejarah mereka hanya melewatkan satu musim kompetisi kasta tertinggi sepak bola Eropa sejak 1993-1994.

United masih berpeluang lolos ke Liga Champions dengan memenangkan kompetisi musim ini . Pertama mereka harus membalikan defisit 2 gol dari Olympiakos untuk tetap menjaga kans mereka.

" David Moyes belum pernah memenangkan liga. Dia tidak memenangkan suatu. Jika dia memiliki tim yang bagus maka dia bisa kembali di dalam zona Liga Champions, tapi saya berpikir bahwa mereka tak cukup kompetitif untuk bersaing dan memenangkan gelar. Pindah ke Manchester United  anda dituntut untuk membangun sebuah kesuksesan besar dan itu adalah di mana David Moyes telah menemukan kesulitan."

Mills turut berkomentar tentang menurunnya performa Robin Van Persie, Ia mencetak 26 gol di liga musim lalu, namun sejauh ini Ia hanya mencetak 11 gol. Dalam suatu kesempatan Van Persie mengaku bahwa rekan – rekannya di tim menyulitkan dirinya untuk mencari celah dan mencetak gol.


"Van Persie tidak terlihat seperti ia ingin berada di sana dan ingin pergi, anda melihat bahasa tubuhnya dan dia tidak terlihat bahagia? Ada sesuatu yang tak beres dengannya."

Sergio Garcia dan Isaac Cuenca

Everton dilaporkan mulai bergerak untuk mendapatkan Sergio Garcia dan Isaac Cuenca menurut laporan di British Press. Kedua pemain Spanyol ini menjadi target utama The Toffees dalam bursa transfer mendatang.

The Daily Star telah mengungkapkan bahwa klub papan tengah Premier League ini serius mempertimbangkan untuk mengajukan tawaran jangka pendek maupun panjang untuk kedua pemain di musim panas.

Roberto Martinez telah berbulan - bulan mengamati sepak terjang mantan pemain Barca ini. Sergio Garcia berada dalam tahun terakhir kontraknya dan Martinez yakin dapat memboyong striker berusia 30 tahun ini dari Espanyol dengan mahar 3 juta Poundsterling.

Sergio Garcia telah membela Espanyol sejak musim 2010, diplot menggantikan Raul Tamondo yang pensiun Garcia telah mengemas 25 gol dari 96 penampilannya bersama El Periquitos.

Sementara itu Everton juga dilaporkan meminati Isaac Cuenca. Cuenca yang masih terikat kontrak bersama Barca ini sedang dalam masa peminjaman bersama Ajax. Everton akan bersaing dengan Ajax untuk mendapatkan winger berusia 22 tahun ini. Walaupun baru tiga kali dimainkan Ajax berkeinginan untuk mempermanenkan Cuenca.


Kontrak Cuenca akan berakhir pada Juni 2015. Dirinya dipinjamkan ke Ajax setelah absen selama paruh pertama musim 2012 – 2013 setelah mengalami cidera pada lututnya.

Jumat, 11 Desember 2015

Prediksi Skor Susunan Pemain dan Jadwal Napoli vs Roma 13 Desember 2015



Laga bigmatch akan tersaji pada lanjutan giornata ke 16 Liga Italia Serie A ketika Napoli menjamu Roma di stadion Sao Paulo Senin dini hari mendatang. Kedua tim saat ini hanya dipisahkan tiga poin dengan tuan rumah berada di posisi ke tiga klasemen sementara Roma berada tepat dibawahnya.

Secara Head to head kedua tim sama – sama mengoleksi tiga kemenangan dalam enam pertemuan terakhir mereka di semua ajang.

Rekor Pertemuan Napoli vs Roma
Roma 1-0 Napoli               Serie A
Napoli 2-0 Roma               Serie A
Napoli 1-0 Roma               Serie A
Napoli 3-0 Roma               Copa
Roma 3-2 Napoli               Copa
Roma 2-0 Napoli               Serie A

Performa Terakhir
Napoli 5-2 Legia               Europa League
Bologna 3-2 Napoli          Serie A
Napoli 2-1 Inter                Serie A
Roma 0-0 BATE                  UCL
Torino 1-1 Roma               Serie A
Roma 0-2 Atalanta           Serie A

Data Fakta Napoli vs Roma

Napoli menang dalam 6 laga kandang terakhir di Serie A.
Napoli setidaknya mencetak dua gol dalam 11 dari 12 laga kandang terakhir di Serie A.
Napoli menang dalam 4 laga kandang terakhir menghadapai Roma di semua kompetisi.
Napoli mencetak clean sheet dalam 3 laga kandang terakhir menghadapai Roma di semua kompetisi.


Prediksi Susunan Pemain Napoli vs Roma
Napoli : Reina – Hysaj, Albiol, Koulibaly, Ghoulan – Hamsik, Jorginho, Allan – Callejon, Higuain, Insigne
Roma : Szczesny – Florenzi, Rudiger, Manolas, Digne – Nainggolan, Rossi, Pjanic – Salah, Dzeko, Falque

Prediksi Skor Napoli vs Roma : 2-2


Jumat, 13 November 2015

Arti dan Pengertian Posisi Trequartista



Trequartista adalah seorang pemain yang berposisi tepat di belakang striker. Posisi pemain tersebut bukanlah striker namun juga bukan seorang gelandang. Peran dan posisi dari seorang trequartista mirip seperti seorang playmaker, namun sedikit lebih maju ke depan dan dituntut membawa unsur fantasi, inovasi dan inspirasi. Para trequartista biasanya merupakan kepala orkestra permainan dalam sebuah tim.

Secara bahasa trequartista sendiri berarti tiga perempat, karena pada tiga perempat lapanganlah area bermain yang menjadi kekuasaan mereka. Disanalah letak otak serangan dalam sebuah tim, seperti pada Zinedine Zidane saat berseragam Juventus era Fabio Capello atau Kaka maupun Rui Costa ketika berseragam Milan di era Carlo Ancelotti.

Sejaranh Trequartista

Beberapa sumber memaparkan bahwa trequartista dipopulerkan pertama kali oleh klub Hungaria Honved pada tahun 50an kemudian pemain legendaris Real Madrid, Ferenc Puskas. Dan sejak saat itu trequartista menjadi sebuah posisi baru yang menghiasi duania sepakbola.

Perbedaan Trequartista dengan Gelandang Serang

'AM' menunjukkan Gelandang Menyerang. 'SS' menunjukkan Trequartista.


Seorang gelandang serang ialah gelandang tengah yang ditempatkan di belakang striker. Pemain ini biasanya berfungsi sebagai poros serangan sebuah tim. Peran utama pemain dalam posisi ini adalah menciptakan peluang mencetak gol dengan menggunakan ketrampilan serta visinya. Pemain dalam posisi ini dituntut memiliki akurasi umpan yang diatas rata-rata serta kemampuan membaca benteng pertahanan lawan.

Sedang trequartista memiliki peran yang kurang lebih sama, namun memiliki posisi yang relatif kedepan dibandingkan gelandang serang. Posisi mereka berada di lubang antara pemain belakang dan gelandang lawan.


Contohnya, Wesley Sneidjer adalah gelandang serang sedangkan Francesco Totti adalah seorang trequartista.

Rabu, 30 September 2015

Preview dan Prediksi Skor Susunan Pemain Lazio vs Saint Etienne 2 Oktober 2015

Pada matchday kedua grup G fase grup Europa League 2015/16, Lazio akan menjamu Saint Etienne di stadion Olimpico kota Roma. Lazio dan Sint Etieenne dbersama Dnipro serta Rosenborg sama – sama mengemas satu poin karena hasil imbang yang mereka raih pada metchday perdana.

Secara performa Lazio dan Saint Etienne tercatat sama – sama meraih tiga kemenangan, sekali kalah dan sekali seri dalam lima pertandingan terakhir mereka.

Performa Terakhir
Lazio 2-0 Udinese
Dnipro 1-1 Lazio
Napoli 5-0 Lazio
Lazio 2-0 Genoa
Verona 1-2 Lazio

Montpellier 1-2 Saint Etienne
Saint Etienne 2-2 Rosenborg
Saint Etienne 2-0 Nantes
Troyes 0-1 Saint Etienne
Saint Etienne 1-4 Nice

Pada laga ini Lazio masih belum dapat diperkuat Miroslav Klose dan Stevan De Vrij yang mengalami cedera sementara tim tamu masih kehilangan Kevin Theophle-Catherine dan Renaud Cohade.

Tuan rumah terlaht akan menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Kishna dan Anderson di sektor sayap yang akan membantu Filip Djordjevic yang didaulat sebagai seorang target man.

Disisi lain Saint Etienne masih bergantung pada penyerang tunggal Nolan Roux yang mencetak dua gol seta satu assists dalam tiga laga yang ia jalani bersama Saint Etienne.

Prediksi Susunan Pemain Lazio vs Saint Etienne

Lazio : Marchetti – Basta, Mauricio, Gentiletti, Lulic – Biglia, Parolo – Anderson, Savic, Kishna – Djordjevic
Saint Etienne : Ruffeir – Malcuit, Perrin, Pogba, Polomat – Lemoine, Clement – Hamouma, Eysseric, Bahebeck – Roux


Prediksi Skor Lazio vs Saint Etienne : 2-1